Memuat...

10 Feb 2012

TALASEMIA, LEUKEMIA, DAN ANEMIA


Sekapur Sirih
Seperti buku saya terdahulu yang sudah beredar di pasaran, tujuan saya menulis buku ini adalah untuk memberikan penyuluhan kesehatan dan ilmu kedokteran kepada para pembaca terutama masyarakat awam. Selama bertahun-tahun informasi kesehatan dan kedokteran hanya berputar diantara mahasiswa kedokteran, residen para dokter ahli, dan petugas di Rumah sakit. Kebanyakan dari informasu kesehatan dan teknologi kedokteran hanya tersimpan dalam buku-buku tebal di perpustakaan dalam bahasa asing yang sulit mencapai masyarakat awam. Untuk itu saya mencoba menjawab kesenjangan ini.
Belakangan ini, setelah era reformasi, banyak media sudah mulai menurunkan tulisan kesehatan dan teknologikedokteran. Terkadang informasi tersebut disampaikan dengan berbagai kekeliruan karena ditulsis bukan oelh petugas kesehatan. Karena itu melalui penulisan buku ini saya bermaksud melengkapi dan meluruskan kekeliruan atas informasi kesehatan yang mungkin ada di masyarakat dan mencoba menguraikannya dalam bahasa yang sederhana dan mudah diverna.
Mudah-mudahan tujuan penulisan buku ini dapat tercapai hingga derajat kesehatan masyarakat dapat menigkat dalam menuju semboyan Departemen Kesehatan “Indonesia Sehat 2010”.

Jakarta, September 2003




Pendahuluan
dr. Faisal Yatim DTM&H, MPH[1]



Ketiga penyakit darah ini dibicarakan bersama karena eluahan dan kelainan yang timbul bersama-sama akibat kurang darah (Anemia). Meskipun mungkin keluahan dan dan gejala yang menyokok akibat gangguan organ vital lainnya seperti gejala gangguan saraf pyusat, akibat penekanan sel-sel ganas leukemia pada jaringan otak, atau pada talasemia, keluahan utamanya mungkin karena terhambatnya pertumbuhan anak dann sering sakit-sakitan.
Kepedulian masyarakat terhadap ketiga penyakit darah ini perlu ditingkatkan sehingga setiap penyimpangan yang muncul segera diketahui dan dapat ditanggulangi. Terkadang karena kepedulian yang kurang, dpkter yang mulai menaruh uriga pada penyakit darah terhambat untuk melanjutkan langkah-lagkah berikutnya guna menegakkan diagnose melalui pemeriksaan laboratorium, yang mutlak dilakukan dalam menegakkan diagnose penyakit darah. Dengan demikian masyarakat awam bisa mengenal ketiga penyakit darh ini dan segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan. 

DAFTAR ISI 



--------
[1] Faisal Lubis Yatim, lahir  di Pasaman, Sumatera Barat, bulan April 1944, Meraih gelar dokter umum dari Fakultas Kedokteran Universitas Pajajaran, bandung, pada tahun 1976. Pada tahun 1987 meraih Diploma of Tropica Medicine and Hygiene (DTM&H) dari Mahidol University, Bangkok, Thailand. Pada tahun 1988 meraih Master of Public Health (MPH) dari Mahidol University, Bangkok, Thailand. Pada tahun 1982 mengikuti training Midlevel Management on EPI tingkat ASEAN di Ranggon, Burma. Pada tahun 1984 menjabat sebagai pimpinan tim Surveilans Tim Kesehatan Haji Indonesia .Pada tahun 1986 menjabat sebgai Pimpinan Subkoordinator Daerah kerj Mekah Tim Kesehatan Haji Indonesia. Pada Tahun 1976-1989 adalah Dosen fakultas Kedokteran Universitas Pajajaran. Pada tahun 1980-1996 adalah staf pada Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit menular departemen Kesehatan. Pada tahun 1996 sampai sekarang sebagai peneliti pada Badan Litbang Kesehatan Departemen Kesehatan RI, Jakarta.

Penutup
Setelah pembaca selesai membaca utraian buku yang sederhana ini diharapkan sudah memahami bahwa dalam mengatasi penyakit darah yakni talasemia, leukemia, dan anemia tidak semudah yang diinformasikan selama ini. Mencari penyebab dari ketiga penyakit darah ini mutlak dilakukan untuk menentukan pengobatan yang berhasil. Penulis terbuka menerima perbaikan maupun kritik dan saran untuk cetak ulang berikutnya.




Daftar Pustaka
  1. Bunn, Franklin H. 1987. Anemi. Horrisons Principle of medicine, ed. 11, McGraw-Hill Book, Co., hlm.262-276.
  2. John, A. dan M.D. Koepke. (eds.).1984. Laboratory Hematology, Vol 2, New York, hlm. 895-896.
  3. Kevin, T. dan Mac Donaugh, Arthur W.Nenhuis. 1993. The Talassemia, Hematology of Infacy and Childhood, ed.4, hal.784-794, W.B. Saunders Company.
  4. Mark, H. dan M.D. Beer, M.D. Robert Berkow. 1999. Anemi dalam Merck Manual of Diagnosis and Teraphy, ed. 7, Merck research Laboratories, White House Station, 1, hlm. 849-875.
  5. Maxwell, M. dan B.A. Wintrobe, BSc (Med.) et al.1981. Clinical Hematology, ed. 8, Lea & Febiger, Philadelphia.