Pertanyaan ke-4: haruskah kita beribadah kepada Allah Ta’ala dengan rasa takut (khauf) dan harapan ( raja’)?

Pertanyaan ke-4: haruskah kita beribadah kepada Allah Ta’ala dengan rasa takut (khauf) dan harapan ( raja’)?
Jawaban: Ya, demikianlah kita beribadah kepada-Nya. Allah Ta’ala berfirman, menggambarkan orang-orang mukmin: “ …Mereka selalu berdo’a kepada Rabb-nya dengan penuh rasa takut dan harap…” (QS, As-Sajdah: 16)
Dan Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda [kepada seorang pemuda]: “Apa yang kamu perbuat-wahai keponakanku- apabila kamu sholat?” Maka pemuda itu menjawab: “Saya meminta Surga kepada Allah, dan sayaq memohon perlindungan kepada-Nya dari Neraka. ( Hadits Shahih yang diriwayatkan oleh Abu Dawud. [Dinilai shahih oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Shahih wa Dha’iif Sunan Abi Dawud (II/293)] 
Sumber: 
Judul Asli: Khud 'aqiidatuk minal Kitaabi was Sunnah, Oleh: Muhammad bin Jamil Zainu
Judul Bahasa Inggris: Take Your Beliefs From the Qur'aan dan Sunnah, oleh: Sameh Strauch
Judul terjemahan Indonesia: Ambillah Aqidahmu dari al-Qur'an dan as-Sunnah yang Shahih yang Difahami Shahabat radhiyallahu 'anhu,  Oleh: Ade Ichwan Ali, Penerbit: Pustaka Ibnu Umar, Bogor.